Connect with us

PALEMBANG

PLN Membangun PLTM Endikat Lahat

Published

on

Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara (Persero) mulai membangun Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro Endikat di Desa Singapure, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Sumselraya.com, Palembang – Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara (Persero) mulai membangun Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro Endikat di Desa Singapure, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

General Manager PT PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB) Daryono di Palembang, Selasa (8/5/2018) mengatakan PLTM Endikat dibangun untuk meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan PLN sekitar 8.000 pelanggan yang tersebar di Kota Lahat dan sekitarnya di bawah Rayon Lembayung.

PLTM Endikat nantinya akan disalurkan ke Gardu Hubung Lahat dengan panjang jaringan 55 kilometer yang akan terinterkoneksi dengan Gardu Induk Lahat.

“Target kami tahun 2020 sudah beroperasi penuh,” kata dia.

Ia menerangkan sejauh ini kontribusi energi yang dibangkitkan Pembangkit EBT mencapai 20,55 persen dari total pembangkit yang dikelola oleh PLN Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu.

Sementara persentasi potensi Pembangkit Listrik EBT di Provinsi Sumsel diketahui mencapai 8,74 persen dari total daya terpasang.

Saat ini terdaat 104 pembangkit, baik yang sudah beroperasi maupun dalam proses. Dari total tersebut diketahui sebanyak 82 di antaranya merupakan pembangkit EBT dengan daya total 390,05 MW dan 22 Pembangkit Non-EBT dengan daya total 207,53 MW.

Sementara itu, sebanyak 12 pembangkit EBT yang telah beroperasi menghasilkan daya 63,32 MW, sedangkan untuk pembangkit Non-EBT diketahui berjumlah 10 pembangkit dengan total daya 117,03 MW.

Kemampuan pembangkitan listrik di Sumsel sebesar 1.136 MW dengan beban puncak tertinggi 751 MW.

“Kondisi surplus ini merupakan satu peluang di sisi investasi bahwa jaminan kebutuhan akan infrastruktur sarana kelistrikan tetap terjaga dan terjamin,” kata dia.

Daerah harus membidik proyek energi baru dan terbarukan karena negara telah mengalokasikan dana APBN untuk mencapai target penyediaan energi 35 ribu MW dalam lima tahun hingga 2019.

Sudah saatnya Indonesia menjadikan pengembangan energi baru, terbarukan sebagai fokus utama untuk mencapai kedaulatan energi.

Pemanfaatan energi baru dan terbarukan ini sejatinya sudah diamanatkan UU Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi dan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional. (drs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PALEMBANG

Gubernur Minta Komisi Perlindungan Anak Lakukan Pencegahan Kekerasan

Published

on

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.

Sumselraya.com, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru minta pada komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah untuk melakukan pencegahan supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Komisioner KPAD hendaknya tidak hanya menunggu laporan soal kekerasan anak dari masyarakat saja namun perlu melakukan upaya pencegahan secara dini, kata gubernur usai melantik komisioner KPAD di Palembang, Senin (20/1/2020).

Gubernur mencontohkan, misalnya jangan membiarkan anak menonton youtube dengan konten yang tidak pas dengan usianya.

“Sekarang ini anak-anak itu gemar sekali nonton youtube. Sampai abai dengan lingkungan sekitar. Kalau ini kita biarkan tentu salah juga. Karena anak bisa jadi anti sosial. Makanya sosialisasinya juga jangan hanya formal tapi informal perlu juga termasuk dengan melibatkan Posyandu,” jelasnya.

Menurut dia, berbicara tentang hak dan kebutuhan anak tidak semua orang terpanggil. Karena itu dirinya menaruh harapan besar pada lima pengurus yang baru dilantik. Sebagai kepala daerah pihaknya ingin agar hak anak di Sumsel terlindungi termasuk yang terkena bencana alam.

“Pencegahan preventif itu paling penting menurut Saya. Karena jika sudah terjadi luka khususnya psikologis anak akan sulit sembuh dan dirasakannya seumur hidup,” kata gubernur.

Ketua KPAI Dr Sutanto memberikan apresiasinya kepada Gubernur Sumsel atas komitmen besarnya membangun sistem perlindungan bagi anak-anak di daerah itu.

Dengan kehadiran KPAD ini dia berharap dapat menunjang beberapa hal seperti perlindungan anak di Sumsel semakin baik, dengan mengutamakan pencegahan dan penanganan.

Hal itu harus menjadi prioritas karena setiap anak Indonesia punya hak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Makanya pencegahan harus dilakukan dengan berbagai cara baik di ranah keluarga maupun di satuan pendidikan. Sebab di dua ranah ini kasus kekerasan kerap terjadi, ujar Sutanto.

Dengan adanya KPAD Ia juga berharap kasus yang terjadi semakin bisa ditekan di Sumsel. Dengan meningkatkan budaya perlindungan pada anak di segala elemen masyarakat.

Pengurus yang dilantik masing-masing Ketua KPAD Eko wirawan Z.SH , Wakil Ketua Erlinda MPd, Yudi Prio Pramono MSi,.M. Husain, dan Lela Damayanti. (uid)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PALEMBANG

Wagub Minta agar Pramuka Semakin Diminati Kalangan Pelajar

Published

on

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya.

Sumselraya.com, Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya minta agar Pramuka semakin diminati kalangan pelajar supaya generasi penerus lebih positif dalam membangun bangsa.

Pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka harus lebih aktif mensosialisasikan kepanduan itu ke sekolah – sekolah sehingga pelajar semakin banyak bergabung, kata Wakil Gubernur di Palembang, Senin (20/1/2020).

Pramuka merupakan kegiatan antara lain untuk membentuk generasi penerus lebih disiplin dalam kehidupan, kata dia.

Jadi diminta agar para pengurus lebih gencar lagi menggelorakan organisasi ini agar lebih diminati kalangan pelajar.

Selain itu, Wagub juga minta agar pengurus dapat memenuhi kebutuhan tenaga pelatih dan pembina di sekolah-sekolah.

“Kami sebagai Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka juga fasilitator tentu akan mendukung berupa bantuan yang bersifat moril, organisatoris, material dan finansial,” kata Wagub.

Guna mendukung terlaksananya tugas dan tujuan Gerakan Pramuka, Gubernur sebagai Ketua Mabida kata Wagub akan mendukung sepenuhnya program yang akan dilaksanakan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel baik regional, nasional maupun internasional.

Sehubungan itu pihaknya berharap agar Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel bersama Ketua dan andalan dapat mengatur dan merencanakan berbagai kegiatan Kepramukaan di Sumsel, ujar dia.

Apalagi Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Nasional pada tahun mendatang sehingga pengurus harus mulai mempersiapkan diri.

Wagub juga minta seluruh pengurus mulai melakukan persiapan dalam menyambut Sumsel sebagai tuan rumah Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara (Pertikara) tingkat nasional yang diperkirakan melibatkan ribuan peserta.

“Saya minta semua itu lengkap. Malu kita kalau tidak siap termasuk lokasi bumi perkemahan empat pelaksanaan nanti” jelas Wagub.

Sementara itu Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel H.Mukti Sulaiman mengatakan, kedepan Pramuka yang menjadi ekskul wajib di sekolah harus lebih maju dan berkembang lagi di Sumsel.

Hal ini karena segudang manfaat organisasi ini sangat dibutuhkan untuk mendidik anak cucu dan generasi penerus Sumsel di masa mendatang,” tambah dia. (uid)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PALEMBANG

Wagub Pastikan Kesiapan Sumsel Tanggulangi Bencana

Published

on

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya.

Sumselraya.com, Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya memastikan kesiapan Sumatera Selatan dalam mengantisipasi bencana saat musim penghujan sekarang ini dengan melakukan pengecekan personil dan peralatan.

“Sumsel harus siap dalam mengantisipasi dan menanggulangi bencana saat musim penghujan seperti banjir dan longsor,” kata Wagub usai menggelar apel kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung di Palembang, Selasa (14/1/2020).

“Apel kesiapsiagaaan personil dan peralatan ini kita laksanakan sebagai bentuk kesiapan dimobilitas kewilayah rawan terjadi bencana. Sehingga, kerugian harta benda dan jiwa akibat bencana dapat dihindari atau ditekan sekecil mungkin,” tambahnya.

Apalagi, kata dia, Sumsel sekarang sudah terjadi bencana banjir dan longsor sehingga itu harus selalu diwaspadai saat musim penghujan sekarang ini.

Dia mengatakan, pada akhir tahun 2019 sampai awal tahun 2020 ini terjadi bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di beberapa wilayah di Sumsel.

Bahkan belum lama ini terjadi 3 kali terjadi bencana dan berdampak cukup besar diantaranya bencana banjir bandang di Kabupaten Empat Lawang, Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat.

Banjir Bandang yang terjadi meliputi 9 Kecamatan dan (5 Kecamatan ada di Kabupaten Lahat) serta meliputi 29 Desa. Kemudian, mengakibatkan 3 unit jembatan putus/roboh, 7 unit rumah hanyut, 8 unit rumah rusak berat, 45 unit rumah rusak ringan dan 166 rumah terendam banjir.

“Melalui apel ini kita pastikan seluruh kesiapan personil dan peralatan. Ketika ada bencana baik siang hari ataupun malam dapat langsung bergerak cepat dimobilitas kelokasi bencana,” katanya.

Selain itu, pihaknya dan Satgas juga harus selalu berkoordinasi secara berkelanjutan dengan pemerintah kabupaten dan kota di setiap daerah di Sumatera Selatan.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel, Iriyansyah mengatakan, kegiatan apel tersebut diikuti 1.000 orang personil terdiri dari TNI, Polri, Dinas dan Instansi terkait lainnya di Provinsi Sumsel.

Dia mengatakan, tujuan apel itu dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personil dan peralatan serta mengoptimalkan peran, tugas dan tanggung jawab segenap instansi terkait dalam penanggulangan banjir dan tanah longsor agar korban jiwa dan harta dapat diminimalisir.

Apalagi musim penghujan tahun 2020 dan adanya potensi banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah perlu dilakukan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan personil serta peralatan untuk memudahkan mobilitas ke lokasi bencana atau daerah rawan bencana, ujar dia.

Kelancaran mobilitas personel dan peralatan sangat penting dalam melaksanakan bantuan pertolongan berupa penyelamatan dan evakuasi serta meminimalisir kerusakan sarana prasarana dan korban jiwa, demikian Iriyansyah. (uid)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending