Connect with us

PALEMBANG

Dua Orang Jamaah Sumsel Meninggal di Arab Saudi

Published

on

Embarkasi Palembang pada musim haji 2019 memberangkatkan sebanyak 8.509 orang dari 8.545 jamaah yang akan diberangkatkan.

Sumselraya.com, Palembang – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Selatan menyatakan sebanyak dua orang jamaah calon haji (calhaj) asal provinsi itu yang sedang mengikuti ibadah haji meninggal di Arab Saudi.

“Berdasarkan laporan ada dua jamaah Sumsel meninggal di Tanah Suci karena sakit,” kata Kakanwil Kemenag Sumatera Selatan HM Alfajri Zabidi melalui Humas Saefudin Latif di Palembang, Selasa (6/8/2019).

Ia menjelaskan calhaj yang meninggal itu bernama Maisaro Akib Abdul Gani binti M Akib. Jamaah asal Kabupaten Ogan Komering Ilir itu meninggal karena sakit asma, kencing manis (diabetes melitis/DM) dan hipertensi.

Jamaah itu meninggal di Rumah Sakit Annur Mekkah pukul 12.30 Waktu Arab Saudi saat dia sedang dirawat.

Sementara satu lagi jamaah calhaj asal Pedamaran V, Kabupaten Ogan Komering Ilir atas nama Hasan Husin Syamsuddin bin Syamsuddin.

Kedua jamaah Embarkasi Palembang itu tergabung dalam kelompok terbang 17 dan merupakan penerbangan gelombang kedua.

Kedua jamaah yang meninggal tersebut telah dimakamkan di Tanah Suci serta keluarga mereka sudah mendapat pemberitahuan.

“Jadi berdasarkan laporan dari Arab Saudi hingga 2 Agustus lalu hanya dua orang yang meninggal dan mudah – mudahan tidak ada lagi,” katanya.

Embarkasi Palembang pada musim haji 2019 memberangkatkan sebanyak 8.509 orang dari 8.545 jamaah yang akan diberangkatkan untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

“Jadi ada 36 jamaah yang gagal berangkat karena berbagai asalan seperti sakit, hamil dan menimnggal dunia sebelum masruk asrama haji termasuk urusan keluarga lainnya,” katanya. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PALEMBANG

Bupati Harapkan Pemuda Ogan Komering Ulu Jadi Pahlawan Masa Kini

Published

on

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kuryana Azis.

Sumselraya.com, Baturaja – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kuryana Azis mengharapkan agar generasi penerus bangsa khususnya kaum pemuda di wilayah itu dapat menjadi pahlawan masa kini.

“Sebagai generasi penerus bangsa, pemuda harus menjadi pahlawan masa kini dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indoensia (NKRI),” kata Bupati Kuryana Azis saat memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-74 tahun 2019 di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten OKU di Baturaja, Minggu (10/11/2019).

Dia mengemukakan, upacara peringatan Hari Pahlawan ini dilaksanakan pihaknya guna mengenang jasa pahlawan yang gugur dalam peperangan dalam upaya merebut kemerdekaan Republik Indoensia.

“Seperti peristiwa heroik di Surabaya tahun 1945 banyak korban berjatuhan, maka dari itu sudah selayaknya kita memperingati Hari Pahlawan,” katanya.

Jasa para pejuang ini dapat menjadi contoh bagi kaum pemuda di seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten OKU untuk menjadi pahlawan masa kini dengan menoreh prestasi di berbagai kehidupan.

“Mari kita maknai hari pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju,” harapnya.

Dia juga berharap, peringatan Hari Pahlawan ini bukan hanya bersifat seremonial semata saja, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktifitas oleh seluruh masyarakat yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

“Dengan menjadikan diri kita sebagai pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dapat diatasi,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Kuryana Azis juga memberikan piagam penghargaan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayah itu yang meninggal dunia pada pelaksanaan Pilpres dan Pileg beberapa waktu lalu.

“Penghargaan ini diberikan kepada petugas KPPS yang meninggal dunia atas nama Fahrul Andi, Ramza Nopendi dan Haryadi,” ujarnya. (ran)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PALEMBANG

Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel Tebar Benih Langka

Published

on

Perairan umum di Sumsel itu cukup luas, potensi daerah tersebut akan dimanfaatkan secara optimal untuk menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Sumselraya.com, Palembang – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya melakukan penebaran benih ikan terutama yang jenisnya tergolong langka sebagai upaya pencegahan dari kepunahan.

“Dengan kegiatan penebaran benih ikan langka itu diharapkan beberapa jenis ikan di provinsi ini yang terancam punah bisa terus ada dan berkembang secara alami,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel Widada Krisna di Palembang, Rabu (6/11/2019).

Selain sebagai upaya pelestarian sejumlah jenis ikan yang mulai jarang atau sulit ditemukan seperti ikan belida dan jelawat, kegiatan penebaran benih (restocking) dilakukan juga untuk merehabilitasi lingkungan perairan umum.

Beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan penebaran benih ikan di danau, tempat pertandingan olahraga air, di kompleks olahraga “Jakabaring Sport City” Palembang serta beberapa tempat di daerah Sumatera Selatan lainnya.

Untuk melakukan penebaran benih itu, pihaknya melakukan pendataan tentang daerah mana saja yang tepat menjadi tempat sasaran kegiatan tersebut.

Selain itu, melakukan pemilihan ikan apa saja yang cocok untuk ditebarkan di suatu daerah sehingga bisa tumbuh dan berkembang biak dengan baik.

Pihaknya berupaya memanfaatkan perairan umum secara optimal yang memiliki keanekaragaman sumber daya ikan yang cukup banyak.

Perairan umum di Sumsel itu cukup luas, potensi daerah tersebut akan dimanfaatkan secara optimal untuk menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat, meningkatkan pendapatan asli daerah, serta melestarikan sumber daya ikan langka.

Potensi tersebut, kata dia, terutama perairan umum daratan yang perlu didorong pemanfaatannya secara optimal karena dapat menimbulkan beberapa dampak negatif bagi daerah yang memiliki potensi itu.

Ia menyebut perairan umum daratan yang terabaikan akan berdampak terhadap penurunan potensi luasnya, keanekaragaman jenis ikan, produksi ikan, kesempatan dan peluang kerja, pendapatan asli daerah, serta fungsi estetika. (mhs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PALEMBANG

Gubernur Sumsel Minta Forikan Galakkan Kampanye Makan Ikan

Published

on

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru.

Sumselraya.com, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) provinsi menggalakkan kampanye makan ikan meski tingkat konsumsi ikan warga sudah cukup tinggi, sekitar 40 kilogram per kapita per tahun.

“Program gemar makan ikan perlu lebih digalakkan lagi untuk menjaga tingkat konsumsi ikan di daerah ini tetap tinggi,” katanya di Palembang, Selasa (5/11/2019).

“Capaian tingkat konsumsi ikan yang sudah baik sekarang ini diharapkan menjadi pendorong pengurus Forikan Sumsel untuk lebih semangat menjalankan program gemar makan,” ia menambahkan.

Ia menyebut pentingnya meningkatkan sosialisasi mengenai kandungan nutrisi ikan dan manfaat makan ikan yang kaya protein dan mineral bagi kesehatan.

“Asam lemak omega tiga dalam minyak ikan baik untuk mengurangi depresi dan kecemasan, berdasarkan hasil penelitian para ahli dijelaskan bahwa masyarakat yang mengkonsumsi banyak ikan memiliki tingkat depresi yang lebih rendah,” kata Herman.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada acara Peringatan ke-19 Hari Nusantara di Palembang pada Senin (4/11) menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat.

Peningkatan konsumsi ikan diharapkan bisa mendukung upaya untuk mengatasi masalah gizi anak, termasuk menekan kasus stunting, kekurangan gizi kronis yang menimbulkan kekerdilan pada anak.

Edhy juga mengemukakan pentingnya mengimbangi upaya peningkatan konsumsi ikan masyarakat dengan peningkatan produksi dan tangkapan ikan.

“Peningkatan konsumsi jika tidak diimbangi dengan peningkatan produksi dapat menimbulkan masalah karena harganya akan mengalami kenaikan yang tinggi,” kata Edhy Prabowo. (ran)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending