Connect with us

PALEMBANG

Pesta Bakar Daging Kurban Semarakkan Idul Adha di Palembang

Published

on

Sesuai ketentuan, daging hewan kurban tersebut telah dibagikan kepada fakir miskin dan warga yang berhak menerimanya.

Sumselraya.com, Palembang – Pesta bakar sate daging sapi dan kambing kurban yang disembelih pada Idul Adha 1440 Hijriah, Minggu, menambah semarak perayaan hari besar keagamaan umat Islam itu di Kota Palembang.

Suasana perayaan Hari Raya Kurban di Palembang, Minggu (11/8/2019), tampak bertambah semarak dengan adanya kegiatan warga berkumpul di lapangan dan halaman rumah untuk mempererat tali silaturahim, dengan membuat acara pesta membakar sate daging kurban.

Di sejumlah kawasan permukiman di daerah itu, tampak warga memanfaatkan hari besar agama Islam tersebut, dengan saling mengunjungi guna mempererat tali silaturahim dan menggelar pesta bakar sate daging sapi dan kambing yang diperoleh dari sanak keluarga atau memotong hewan kurban sendiri.

Suasana semarak Lebaran Kurban itu, terutama di kawasan permukiman yang padat penduduk, seperti Perumnas Kenten Sako, Kampung 5 Ulu Laut, kawasan Tangga Buntung, dan Makrayu Palembang.

Kegiatan bakar sate di kawasan permukiman penduduk tersebut, tampak semakin seru pada Minggu malam, karena tamu yang datang ke rumah-rumah penduduk, terutama yang menggelar pesta sate.

Haris, salah seorang warga Makrayu Palembang, mengaku membuat pesta bakar sate pada Lebaran Kurban tahun ini karena bersama keluarga melakukan pemotongan seekor sapi.

Sesuai ketentuan, daging hewan kurban tersebut telah dibagikan kepada fakir miskin dan warga yang berhak menerimanya.

Selain itu, beberapa bagian jatah pemilik kurban dibagi-bagikan kepada tetangga dan sanak keluarga, serta sebagian di makan bersama-sama dengan membuat pesta bakar sate. Kegiatan itu telah beberapa tahun terakhir dilakukannya.

Melalui pesta sate daging kurban itu, katanya, suasana Hari Raya Haji itu semakin seru serta bisa lebih mempererat rasa kekeluargaan atau tali silaturahim antartetangga, teman sejawat, serta sanak keluarga.

Pada kesempatan sebelumnya, Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan pihaknya menurunkan dua per tiga kekuatan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar daerah setempat tetap kondusif pada malam takbiran dan saat Shalat Idul Adha 1440 Hijriah, serta pembagian daging kurban.

Keberadaan personel polresta di tengah-tengah masyarakat diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman serta mencegah kemacetan arus lalu lintas di pusat keramaian, kawasan permukiman, dan masjid.

“Dengan diturunkannya personel di tengah-tengah masyarakat, secara umum kondisi kamtibmas cukup kondusif, tidak ada kejadian yang dapat menimbulkan gangguan keamanan pada malam takbiran, saat Shalat Id, serta kegiatan pemotongan hewan kurban dan pembagian dagingnya,” kata dia. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PALEMBANG

ACT Sumsel Distribusikan 140.000 Liter Air Bersih

Published

on

140.000 lier air yang didistribusikan tersebut berasal dari dana para donatur yang rutin berdonasi ke ACT.

Sumselraya.com, Palembang – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan kembali mendistribusikan sebanyak 140.000 liter air menggunakan truk tangki ke wilayah kekeringan di wilayah Sumsel.

Sebanyak 15 truk tersebut diberangkatkan dari Kantor ACT Sumsel di Kota Palembang dengan berkonvoi, Kamis (22/8/2019) di mana air akan disalurkan ke warga pra sejahtera di Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.

“ACT selalu serius berkomitmen ikut mengatasi permasalahan kekeringan di mana pun, termasuk di Sumsel,” kata Branch Manager ACT Sumsel, Ardiansyah.

Menurutnya dari pantauan BMKG hingga awal Agustus 2019, beberapa wilayah di Sumsel sudah mengalami kekeringan meteorologi level ekstrem di mana tercatat ada daerah yang sudah lebih dari 60 hari tidak ada hujan.

Kondisi tersebut, katanya, berdampak pada kekeringan di lahan-lahan pertanian dan berkurangnya pasokan air bersih untuk konsumsi masyarakat, akibat kekeringan juga menimbulkan kebakaran lahan di wilayah Gambut.

Kekeringan itu, kata dia, memang tidak langsung berdampak pada kematian tanaman, namun akibat kekeringan tersebut sendi-sendi kehidupan masyarakat ikut melemah, salah satunya dapat menyebabkan sawah gagal panen dan sumber air mengering.

“Otomatis perekonomian masyarakat pun terganggu, belum lagi krisis air bersih yang membuat kualitas air menjadi tak layak konsumsi, sangat beresiko bagi kesehatan,” katanya.

Ia menjelaskan 140.000 lier air yang didistribusikan tersebut berasal dari dana para donatur yang rutin berdonasi ke ACT. Sebelumnya ACT Sumsel telah mendistribusikan 100.000 liter air bersih ke beberapa wilayah di antaranya Desa Air Itam Palembang, Jalan Tanjung api-api, Jalur Gasing Laut Banyuasin, Keramasan, Desa Mulyasari, Jalur 17 dan Pulokerto.

“ACT Sumsel mengajak semua masyarakat untuk bahu-membahu mengatasi kekeringan dengan aksi-aksi nyata melalui : bit.ly/DermawanSumselAtasiKekeringan, di mana kepedulian terhadap warga pra sejahtera merupakan salah satu tugas bersama saling membantu,” demikian Ardiansyah. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PALEMBANG

SATGAS Kebakaran Hutan Dan Lahan Musi Rawas Tangkap Pembakar Lahan

Published

on

Kini dua pelaku terancam Pasal 108 Jo Pasal 69 ayat (1) huruf h Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang PPLH.

Sumselraya.com, Palembang – Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, menangkap dua tersangka pembakaran lahan setelah tertangkap tangan membakar lahan milik sendiri.

“Benar ada dua pelaku bakar lahan yang kita tangkap. Satu pelaku berstatus PNS dan baru diamankan hari ini,” kata Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Wahyu S, Kamis (22/8/2019).

Kedua pelaku, yakni Sirtani (54) dan Arman (29). Sirtani adalah seorang PNS di Musi Rawas Utara yang meminta Arman untuk membakar lahan lima hektare.

“PNS ini pemilik lahan, dia yang minta Arman untuk membakar lahan miliknya. Keduanya sudah ditetapkan tersangka,” kata Wahyu.

Penetapan Sirtani sebagai tersangka, kata Wahyu, bermula dari tertangkapnya Arman pada 20 Agustus lalu. Saat itu Arman tertangkap tangan oleh Satgas Karhutla saat patroli pukul 15.30 WIB.

Selanjutnya, Arman dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan. Arman mengaku dibayar oleh Sirtani untuk membakar lahan sebelum jadi lahan pertanian.

“Arman diupah oleh Sirtani membakar lahan seluas lima hektare itu. Upahnya Rp Rp100.000, karena memang Arman juga hanya pekerja serabutan,” kata Wahyu.

Dari keterangan Arman itulah kemudian polisi memanggil Sirtani yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Kini dua pelaku terancam Pasal 108 Jo Pasal 69 ayat (1) huruf h Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang PPLH.

“Ancaman hukuman paling singkat penjara 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp3 miliar dan paling banyak Rp10 miliar,” kata dia. (vin)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PALEMBANG

Imigrasi Palembang Periksa Dokumen 2.600 Jamaah Haji

Published

on

Kegiatan pemeriksaan dokumen keimigrasian tersebut terus dilakukan evaluasi sehingga pelayanan penyambutan kedatangan tamu Allah yang masih 13 kloter lagi bisa lebih baik.

Sumselraya.com, Palembang – Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palembang telah melakukan pemeriksaan 2.600 lebih dokumen jamaah haji asal Sumatera Selatan dari Arab Saudi yang mendarat ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

“Sejak kedatangan jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama pada 17 Agustus 2019 hingga kloter keenam hari ini tidak ditemukan masalah dokumen keimigrasian milik masyarakat yang melaksanakan ibadah di Tanah Suci Mekkah dan Madinah, Arab Saudi,” kata Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Palembang, Triman di Palembang, Kamis (22/8/2019).

Pelayanan pemeriksaan dokumen keimigrasian jamaah haji yang pulang dari Arab Saudi beberapa hari ini berjalan dengan baik, karena pihaknya menyiapkan jalur khusus di Bandara Internasional SMB II Palembang.

“Penyediaan jalur khusus ditujukan untuk memudahkan pemeriksaan dokumen keimigrasian jamaah haji yang telah melakukan perjalanan ibadah yang cukup panjang,” ujarnya.

Kegiatan pemeriksaan dokumen keimigrasian tersebut terus dilakukan evaluasi sehingga pelayanan penyambutan kedatangan tamu Allah yang masih 13 kloter lagi bisa lebih baik.

“Kondisi lancar tersebut diharapkan bisa berlangsung hingga kedatangan semua tamu Allah melalui Debarkasi Haji Palembang, yang jumlahnya mencapai 8.545 orang dengan perincian 7.195 dari Sumsel, dan 1.255 orang dari Bangka Belitung dan 95 petugas pendamping jamaah,” ujarnya.

Untuk melakukan pelayanan pemeriksaan dokumen keimigrasian bagi masyarakat yang menunaikan ibadah haji pada 2019 ini, dilakukan persiapan maksimal mulai pemberangkatan calon haji ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah, Arab Saudi pada gelombang pertama 7-19 Juli dan gelombang kedua pada 20-25 Juli 2019 hingga kedatangan pada 17 Agustus hingga awal September 2019.

Jamaah haji asal Sumsel dan Bangka Belitung yang berangkat dan pulang melalui Badara Internasional SMB II Palembang mengggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines diatur dalam 19 kloter. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending